Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Penjelasan Lengkap Konten Berulang pada YouTube

Penjelasan Lengkap Konten Berulang pada YouTube
Sumber gambar - Image by Mizter_X94 from Pixabay
iShabriPedia.us Pada artikel kali ini kami akan membahas secara lengkap dan lugas mengenai permasalahan yang sering sekali ditemui oleh kreator mengenai konten berulang. 

adi kali ini artikel Penjelasan Lengkap tentang Konten Berulang pada YouTube dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai permasalahan atas konten Anda.

Sebenarnya dalam aturan kebijakan program policy YouTube dan juga google AdSense sudah terdapat penjelasan sangat lengkap mengenai hal ini, namun terkadang ada Konten kreator yang belum memahami secara baik akan hal ini.

Jadi kami akan menulis secara bahasa yang sangat sederhana serta mudah dipahami agar teman teman semua mengerti sepenuhnya apa itu Reuse Content atau Konten Berulang pada channel YouTube anda.

Dengan lebih dari satu miliar pengguna per bulan di seluruh dunia hampir sepertiga dari jumlah pengguna internet secara keseluruhan YouTube merupakan salah satu platform online paling populer saat ini untuk masalah konten dalam bentuk Video.

Popularitas yang diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan jumlah pengguna youtube yang semakin hari selalu naik. 

Bahkan, lembaga riset pasar Statista memprediksi bahwa jumlah penggunanya akan mencapai angka 1,8 miliar orang pada tahun 2021 nanti.

Popularitas tinggi tersebut dilatarbelakangi oleh meningkatnya nilai guna platform berbagi video tersebut terhadap pengguna internet.

Penggunaan internet saat mengunjungi YouTube tidak hanya untuk mendapatkan hiburan, tetapi juga untuk belajar atau mendapatkan informasi.

Menurut situs pencari populer Google, mengataan 57 persen pengguna YouTube ini untuk mencari konten hiburan, serta 86 persen juga menyatakan terbiasa mengunjungi situs tersebut untuk mempelajari informasi baru.

Menurut riset, lebih dari 92 persen pengguna Indonesia berkata YouTube adalah tujuan pertama mereka ketika mencari konten video.

Baca juga: How to buying and Setting up a Domain Google Domain

Umumnya, pengguna Indonesia berpendapat bahwa YouTube memudahkan mereka dalam mencari konten yang menarik dengan topik yang beragam.

Menurut penelurusan Google, tambah banyak brand menyadari potensi YouTube untuk menarik konsumen lewat penyampaian pesan yang kreatif. 

Video iklan tersebut sukses meraih perhatian audiens melalui:

  • Inovasi baru dalam penyampaian cerita melalui iklan, seperti serial bersambung,
  • Memanfaatkan momen dan kehidupan sehari-hari pelanggan, seperti hari raya,
  • Penggunaan sosok selebritas yang terkenal, dan
  • Eksperimen dengan durasi yang paling efektif untuk menyampaikan pesan.

Jika kalian berprofesi sebagai YouTubers, maka sangat penting untuk mengetahui penyebab akun YouTube di-banned.

Dengan kita tau hal-hal yang sekiranya dilarang, maka akun YouTube akan aman dan Anda dapat memperoleh penghasilan yang menggiurkan.


Di masa kini, memperoleh penghasilan yang fantastis tidak melulu dengan cara bekerja sebagai seorang karyawan.

Melalui penggunaan internet yang maksimal, Anda dapat memperoleh penghasilan, sebut saja bekerja sebagai pembuat konten video yang di-upload ke YouTube. 

Tetapi, agar akun YouTube tidak mengalami masalah, berikut ini beberapa penyebab akun YouTube di-banned:

Re-upload Video CC (Creative Commons)

Terkadang ada beberapa YouTubers yang mengambil jalan pintas agar akun YouTube-nya segera terisi oleh konten video. Misalnya jika kalian melakukan re-upload atau duplikasi video dari akun lainnya.

Meskipun YouTube Mengizinkan untuk mengunggah video CC, tetap saja ada beberapa hal penting yang patut untuk diperhatikan.

Ketika ingin meng unggah video atau konten ke youtube, perlu di perhatikan dengan baik yaitu ketika meng unggah ulang video yang memiliki lisensi CC adalah dengan melakukan editing ulang.

Anda bisa nambahin watermark pada video yang telah di-edit. Bisa juga dengan melakukan variasi atau modifikasi supaya video yang diunggah tidak sama dengan video aslinya.

Anda dapat menambahkan intro pada bagian awal dan penutup pada bagian akhir video. Dengan melakukan hal seperti ini, akan memberikan kesan bahwa video tersebut bukanlah duplikat dari video yang telah ada sebelumnya.

Membuat proses editing, akan membuat konten video pada akun YouTube Anda dipastikan terbebas dari unsur plagiat.

Yang termasuk konten berulang menurut kebijakan youtube:

1. Konten yang tidak memberikan komentar original atau nilai pendidikan yang signifikan. Mungkin ini dari komentar robot,atau sub for sub sehingga komentarnya terlihat tidak natural sesuai isi video.

2. Sebagian besar dari konten channel benar-benar sama dengan konten lain atau sangat mirip. Yang saya tangkap dari penjelasan ini adalah konten atau nichenya sama persis dengan channel lain atau menjiplak persis.

3. Channel anda mengupload video pihak ketiga yang digabungkan dengan sedikit perubahan sehingga tidak ada perubahan sama sekali. 

Isi video semua mengambil dari video orang lain kemudian di trim dan digabungkan saja kemudian diupload ke channel anda

4. Anda mengupload konten dari pihak ketiga dikompilasi tanpa narasi. Seperti nomer 3

5. Konten di channel anda sudah diupload di channel lain terlebih dahulu. Saya masih bingung dengan hal ini. Apakah isi konten sama atau videonya yang benar benar sama.

6. Konten di channel anda diupload berkali-kali oleh banyak pengguna. Saya juga belum paham dengan ini. 

Apakah misalnya konten saya, cara membuat bunga dari plastik,tapi konten membuat bunga tersebut sudah banyak cdi hannel lain yang menguploadnya?

7. Konten yang diproduksi massal yang sengaja untuk meningkatkan jumlah penayangan tanpa menambah nilai pendidikan yang signifikan atau nilai lainnya. Yang ini mungkin sudah jelas.

8. Suara sintetis membaca konten pihak ketiga atau konten yang tidak masuk akal.Yang saya pahami ini adalah suara pihak ketiga seperti dari robot google translate atau aplikasi lain.

9. Konten di channel dengan perubahan minimal dari video sebelumnya ke video berikutnya.

10. Konten yang berulang atau tidak beralasan tanpa nilai pendidikan, komentar, atau  narasi tambahan.

11. Konten yang diproduksi massal atau dihasilkan secara terprogram otomatis.

12. Slideshow gambar atau teks scroll dengan sedikit atau tanpa narasi, komentar, atau nilai pendidikan tambahan


Seperti keterangan diatas,untuk slideslow yang hanya gambar saja mungkin sudah tidak boleh.

Apakah Channel masih bisa dimonetisasi kembali?

Seperti keterangan pada email yang dikirimkan ke saya,bahwa channel masih bisa mengajukan monetisasi setelah melewati waktu 30 hari.

Jadi pihak youtube memberikan tenggang waktu 30 hari untuk mengecek dan memperbaiki semua kesalahan yang ada pada channel dan nanti pada hari ke 30 akan muncul menu banding untuk pengajuan ulang.

Diterima atau ditolak masih belum bisa diprediksi,karena seperti diatas saya bilang bahwa video mana yang melanggar tidak diberitahukan secara spesifik.

Hal itu bisa menjadi pembelajaran untuk anda yang baru memulai membuat konten untuk channel youtube ataupun yang sudah mempunyai channel, agar sebaiknya memperhatikan kebijakan monetisasi dan pedoman komunitas agar channel tetap aman dan bisa menghasilkan uang dari youtube.

Nah sekarang yang konten berulang yang diperbolehkan yaitu : Video yang series atau bersambung contohnya part 1 part 2 jadi walaupun membahas yang sama tapi berkaitan itu tidak menjadi masalah.

Karena mungkin konten ini memang spesifik membahas secara detail tentang suatu hal yang dibutuhkan pembagian pembahasan.

Sebenarnya masih diperbolehkan kita menggunakan konten dari orang lain, untuk bahan video kita tapi yang penting itu kita harus menambahkan sesuatu hal dari konten original jadi sudah beda arti, jadi unik dan secara substansi itu berbeda dengan konten aslinya.

Kita bisa gunakan klip untuk review atau kritik terhadap pemikiranmu atau pendapatmu, atau opini mengenai sebuah konten. 

Kalau film kita diperbolehkan untuk mengambil klip dari film tersebut menulis ulang dialognya kemudian memberikan suara baru di video tersebut atau di film tersebut.

Kita juga boleh mengambil klip dari tayangan olahraga kemudian memberikan komentar seperti bagaimana cara mainnya, kamu ngasih gambar kakinya contohnya pemain bola Ronaldo.

Contoh lainnya adalah video reaksi, masih diperbolehkan kita memberikan komentar opini atau pendapatmu mengenai sesuatu ini juga diperbolehkan.

Nah bagaimana dengan copy right, claim atau bahkan teguran karena kita menggunakan konten dari orang lain dari video kita. Sebenarnya ini memang berhubungan tapi sebenarnya masalah yang berbeda. 


Bisa jadi konten yang kamu gunakan itu memang diberuntukkan atau diperbolehkan digunakan ulang misalnya Gameplay. 

Kamu main game itu sebenarnya ada materi ber hak cipta Gambar suara dan sebagainya itu termasuk copyright tapi diperbolehkan.

Tapi saat kamu hanya main game rekam dan upload bisa termasuk konten yang digunakan ulang karena tidak ada tambahan yang berarti, tidak ada komentar, tidak ada editan dan tidak ada orang yang muncul di situ misalnya.

Tapi perlu diingat, sekali lagi klip atau konten maupun video yang kamu gunakan itu ada hak ciptanya meskipun kontenmu memenuhi syarat ReUs. Seperti yang dikatakan tadi, tapi bisa bermasalah dengan hak ciptanya.

Hak cipta aman seperti game, tapi kalau hanya bikin rekam terus upload itu bisa kena masalah karena konten berulang. 

Walaupun kamu memenuhi syarat ReUs yang diperbolehkan seperti penjelasan diatas, belum tentu aman dari masalah hak cipta. Jadi kalau konten kamu melibatkan konten orang lain pastikan aman.

Penyebab Channel YouTube di Tolak Monetisasi

Pengajuan pertama, ini memang terjadi karena adanya aturan baru waktu itu. Hampir semua channel yang masih kurang subscribernya dan waktu tonton belum tercapai , terdampak.

Akhirnya setelah sudah mencapai semua, Subscriber sudah 1000 lebih dan akumulasi tonton sudah mencapai 4000 menit saya bisa melakukan pengajuan. 

Waktu itu banyak konten videoku yang kena peringatan CR padahal sebelumnya aman, dan sudah beberapa bulan tentunya sudah ratusan ribu di tonton. 

Pengajuan kedua,  Nah untuk yang ini saya langsung mendapat pemberitahuan secara detail, lebih signifikan, masalah-masalah  yang menjadi penyebab channel belum bisa di monetisasi. yaitu karena Duplikasi. 

Pengajuan Ketiga, Ini yang terakhir untuk pengajuan pada channel yang lama banget belum bisa menampilkan iklan. Namun pada pengajuan channel yang satu ini , tetap belum bisa diterima dengan alasan banyak audio/ musik yang kena copy right.

Alasan yang ke 3 ini ternyata masih sama , yaitu Duplikasi. Meskipun tidak ada video yang kena copyright tapi masih dianggap salah. 

Penjelasan Lengkap Konten Berulang pada YouTube dan Alasan lain

Selain dari yang sudah dibahas tadi ada banyak lagi yang menjadi Penyebab ditolak monetisasi. 

• Syarat wajibnya, Karena belum mencapai Subscriber  minimal 1000 dan Jumlah waktu 4000 menit.
• Menggunakan Tumbnail (gambar cover) milik  orang lain/ sama. 
• Menggunakan Musik/ audio orang
• upload video orang
• Menggunakan Judul video orang

Timbul pertanyaan bagaimana kita dapat mengatasi bahwa orang lain yang suka mengambil lalu mengunggah video atau konten tanpa izin bagaimana?

Seiring berkembang dan populernya youtube, platform ini selalu memperbaharui kualitas website mereka, seperti menciptakan AI copyright match, dimana ini dapat berfungsi untuk menemukan segala aktifitas yang dilakukan oleh pemilik video yang mana juga di ambil oleh konten kreator lain.

Cara kerjanya adalah, algoritma YouTube nanti akan memindai video yang ada di Youtube dan mencari tahu apakah terdapat video lain yang mirip atau sama dengan video sang konten kreator.

Nah, ketika terdapat konten video yang dinilai sama persis seperti dengan video oroginal, maka otomatis video tersebut akan muncul pada bagian tab “matches / sama” yang tersedia di fitur Copyright pada dashbor channel anda.

Karena kalau kamu langsung melaporkan ke pihak youtube, sudah pasti video juga tetap akan dihapus oleh pihak youtube. dengan demikian kemungkinan besar mereka yang suka mengambil video anda tanpa ijin akan langsung kena teguran yaitu Strike kerana mencuri konten. 

Kreator harus tetap berhati hati dalam membuat konten, selalu patuhi aturan dan kebijakan youtube, karena bisa jadi karena terlalu sering membuat kesalan, akan mengakibatkan channel mendapatkan teguran atau strike.

Perlu dicatat, ketika sudah mendapatkan strike sampai 3 kali, channel Youtube teman teman semua dapat di non aktifkan oleh youtube.

Itulah keseluruhan artikel tentang Penjelasan Lengkap Konten Berulang pada YouTube yang dapat kami bagikan untuk pembaca semua, semoga dengan anda telah membaca tulisan ini dapat menjdi bahan pembelajaran di kemudian hari sehingga channel anda aman dari masalah copyright dan juga reuse content.

Post a comment for "Penjelasan Lengkap Konten Berulang pada YouTube"