General Electric Akan Berhentikan 13.000 karyawan Akibat Corona


Bisnis Aviasi Penerbangan benar benar sedang sangat terpuruk akhir akhir ini karena Pandemi Virus Corona yang tidak kunjung mereda di belahan Dunia, konsekuensinya bagi perusahaan dengan pengeluaran besar terpaksa memberhentikan karyawan, seperti perusahaan perakitan mesin Jets Pesawat terbang General Electric atau GE.

Bayangkan saja selama Pandemi ini Semua Maskapai penerbangan berjamaah membatalkan sejumlah rute penerbangan baik itu Domestik maupun Internasional.

General Electric Juga mengabarkan ketika pesawat terbang tidak beroperasi otomatis Perawatan dan Pemeliharaan pesawat juga tidak seperti ketika pesawat beroperasi.

Sekarang ini GE sebagai Pabrikan Mesin Pesawat mengalama dimana permintaan mesin jet dan suku cadang telah anjlok selama Covid-19 akibatnya Boeing (BA) dan Airbus (EADSF) telah memangkas produksi terhadap pesawat baru.

Permintaan untuk perawatan mesin jet juga menurun selama ini karena maskapai telah meng grounded atau melarang menerbangkan banyak pesawat yang ada selama krisis ini.

GE Aviation mengatakan pemutusan hubungan kerja akan membantu perusahaan menghemat 1 miliar US Dolar, wow angka yang sangat besar.

Pemutusan hubungan kerja ini juga akan berlaku untuk semua pekerja tetap dan karyawan dengan bayaran per jam di seluruh dunia selama beberapa bulan mendatang. *CNN

Pekan lalu, GE melaporkan bahwa laba perusahaan turun drastis ke 40% di unit penerbangan di kuartal pertama dan perusahaan memperkirakan kuartal kedua yang akan datang akan semakin sulit.

GE mengatakan permintaan perbaikan pada pangsa pasar komersial turun 60% sejauh ini di bulan April dan instalasi mesin baru (New Engine) turun 45%. *Wsj

Perusahaan dibidang Mesin pesawat GE Aviation adalah yang terbesar dan paling menguntungkan untuk GE dalam beberapa tahun terakhir ini.

Konon karena diuntungkan dari booming pasar aerospace dan juga investasi jangka panjang perusahaan termasuk peluncuran atau Launching mesin paling canggih GE untuk menggerakkanbpesawat jet keluaran terbaru dari Boeing Company yaitu boeing 737 seri MAX. Untuk Unit mesin terbaru ini menghasilkan penghasilan bagi General Electric sampai $ 32,9 miliar tahun lalu.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel